EDUKASI PENGETAHUAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA PARA IBU DI RT 001 RW 008 KAMPUNG CEREWED MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN
DOI:
https://doi.org/10.47522/jmm.v4i1.170Keywords:
Diabetes mellitus; glukosa darah; hiperglikemia; HbA1CAbstract
Penyakit tidak menular merupakan masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar di Indonesia. Salah satu kasus penyakit tidak menular yang cukup banyak yaitu diabetes mellitus. Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kekurangan sekresi insulin dan kerusakan sel beta pankreas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada mengenai penyakit dan jenis pemeriksaan laboratorium diabetes mellitus. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan yang dilakukan pada tanggal 20 mei 2022. Peserta kegiatan adalah ibu – ibu RT 001 RW 008 Kp. Cerewed di Bekasi Timur sebanyak 21 orang. Peserta mengerjakan pre dan post test. Hasil jawaban peserta dianalisis mengunakan SPSS dengan uji T Dependent. Hasil menunjukkan nilai mean pre tes sebesar 6,3 dan post tes sebesar 6,8. Hasil uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk menunjukkan p-value pre test sebesar 0,004 dan post test sebesar 0,067. Hal ini menunjukkan data tidak terdistribusi normal karena nilai p-value pre test < 0,005. Selanjutnya, dilakukan uji Wilcoxon diperoleh 0,057 atau Ha diterima. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta antara pre dan post test. Kesimpulannya terjadi peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan mengenai penyakit dan pemeriksaan laboratorium diabetes mellitus.
References
Balitbangkes Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar.
Guspita, H. (2017). Efektivitas Penyuluhan Metode Ceramah dan Audiovisual dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Tentang Sadari di SMKN 5 Surabaya. Jurnal Ilman, 5(1), 33–40.
Lestari, L., Zulkarnain, Z., & Sijid, S. A. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 237–241. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/psb.v7i1.24229
Mardiana, T., Ditama, E. M., & Tuslaela, T. (2020). AN EXPERT SYSTEM FOR DETECTION OF DIABETES MELLITUS WITH FORWARD CHAINING METHOD. Jurnal Riset Informatika, 2(2), 69–76. https://doi.org/https://doi.org/10.34288/jri.v2i2.12117
Nuraisyah, F., Purnama, J. S., Nuryanti, Y., Agustin, R. D., Desriani, R., & Putri, M. U. (2021). Edukasi Pengetahuan Penyakit Tidak Menular dan GERMAS Pada Usia Produktif di Dusun Karangbendo. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada
Mayarakat_Panrita Abdi, 6(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.20956/pa.v6i1.11211
Pangribowo, S. (2020). InfoDATIN: Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Melitus. Shubrook, J., Butts, A., Chamberlain, J. J., Johnson, E. L., Leal, S., Rhinehart, A. S., Skolnik, N., Bradley, S., Jaffa, F. M., Herman, W. H., Kalyani, R. R., Cherrington, A. L., Coustan, D. R., De Boer, I., James, R., Feldman, H., Florez, H. J., Koliwad, S., Maryniuk, M., …
Ratner, R. (2017). Standards of Medical Care in Diabetes—2017 Abridged for Primary Care Providers. Clinical Diabetes, 35(1), 5–26. https://doi.org/10.2337/cd16-0067
Syahid, Z. M., Saimin, J., & Zainudin, A. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Diabetes Mellitus. Nursing Update: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 12(4), 147–155. https://doi.org/https://doi.org/10.36089/nu.v12i4.542
WHO. (2022). WHO Global action plan for the prevention and control of noncommunicable diseases 2013–2020. In World Health Organization.
Yulinda, A., & Nurul, F. (2018). Efektivitas Penyuluhan Metode Ceramah dan Audiovisual dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Tentang Sadari di SMKN 5 Surabaya. Jurnal Promkes, 6(2), 116–128.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Mitra Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Mitra Masyarakat memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi pada artikel dapat bermanfaat bagi orang banyak. jurnal dapat diakses tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.