Peningkatan Literasi Kesehatan Remaja Melalui Strategi Peer-Leadership di SMAN 8 Batang Hari Jambi

Authors

  • Annisa Putri S Universitas Jambi
  • Nur Aini Universitas Jambi
  • M. Berri Ridhoka Universitas Jambi
  • Muhammad Rifqi Azhary Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.47522/jmm.v6i2.226

Keywords:

Literasi Kesehatan; Label Gizi; Hoaks Kesehatan; Peer Education; OSIS SMA

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi kesehatan siswa tingkat menengah melalui model edukasi peer- leadership dengan melibatkan anggota OSIS sebagai key-informant. Literasi kesehatan remaja menjadi krusial mengingat tingginya paparan misinformasi dan perilaku berisiko di lingkungan digital. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif diikuti dengan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test pada 36 siswa. Skor rata-rata pre-test adalah 62.22 dan meningkat menjadi 78.06 pada post-test. Perhitungan Normalized Gain (N-Gain) menghasilkan nilai 0.419, menempatkan efektivitas program pada kategori Sedang. Hasil Uji Wilcoxon Signed-Rank Test mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan p < 0.001 antara kedua pengukuran. Peningkatan ini terjadi pada seluruh domain kompetensi, terutama pada kemampuan siswa mengevaluasi kredibilitas informasi dan menerapkan pengetahuan gizi. Program ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dengan validasi post-test aktual di masa mendatang.

References

Abdullah, D., & Amelia, R. (2025). Remaja anti hoaks kesehatan: Edukasi fakta vs mitos obat dan herbal untuk meningkatkan literasi kesehatan digital. Nusantara Hasana Journal, 5(3), 148–153. https://doi.org/10.59003/nhj.v5i3.1609

Batubara, S. O., Wang, H. H., & Chou, F. H. (2020). Literasi Kesehatan: Suatu Konsep Analisis. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 79–84.

Ferdiana, S. (2019). Literasi gizi dengan kebiasaan jajan dan status gizi remaja di SMA X. Jurnal Institut Kesehatan Dan Bisnis Surabaya, 10(1), 154–160.

Halim, N. (2015). Penggunaan Media Internet di Kalangan Remaja untuk Mengembangkan Pemahaman Keislaman. Jurnal Risalah, 26(3), 132–150.

Ji, H., Dong, J., Pan, W., & Yu, Y. (2024). Associations between digital literacy, health literacy, and digital health behaviors among rural residents: evidence from Zhejiang, China. International Journal for Equity in Health, 23(1), 1–20.

Jurnal Mitra Kesehatan (JMM) Vol. 06, No. 02 (2025), pp. 40 – 49

https://doi.org/10.1186/s12939-024-02150-2

Khairani, I., Susmiati, S., Nelwati, N., & Rahman, D. (2022). Literasi Kesehatan Sebagai

Upaya Peningkatan Perilaku Kesehatan Remaja. Jurnal Akses Pengabdian Indonesia, 7(1), 1–8. Literasi Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Kesehatan Remaja

Masri, E., Nasution, N. S., & Ahriyasna, R. (2022). Literasi Gizi dan Konsumsi Gula, Garam, Lemak pada Remaja di Kota Padang. Jurnal Kesehatan, 10(1), 23–30. https://doi.org/10.25047/jkes.v10i1.284

Najdah, N., Nurbaya, N., & Irwan, Z. (2024). Kebiasaan makan dan status gizi pada remaja di mamuju menggunakan adolescents’ food habits checklist. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(2), 540. https://doi.org/10.30867/gikes.v5i2.1678

Prasanti, D. (2018). Literasi informasi kesehatan sebagai upaya pencegahan informasi hoax dalam penggunaan obat tradisional di era digital. Jurnal Pekommas, 3(1), 45– 52.

Rachmawati, T. S. Agustine, M. (2021). Keterampilan literasi informasi sebagai upaya pencegahan hoaks mengenai informasi kesehatan di media sosial. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 9(1), 99–114.

Riduan, R., Fauziah, N., Amelia, K., & Sumarno, S. (2023). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Informasi Pendidikan Bagi Remaja Millenial. Borneo Journal of Islamic Education., 3(1), 53–64.

Rimadhini, C. P. (2020). Persepsi masyarakat terhadap hoax bidang kesehatan. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan, 3(2).

Roeifah, A., Pertiwi, K., & Siswanto, Y. (2021). Hubungan Tingkat Literasi Kesehatan dengan Perilaku Pencegahan PTM PadaRemaja di Kabupaten Semarang. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(2), 167–178.

Rusiawati, R. T. H. D. Wijana, I. K. (2025). Pengaruh literasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam memilih makanan sehat dan aman sesuai Pedoman Gizi Seimbang. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), 669–674. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i3.6679

Sartika, Sundari, & Andi Sani. (2023). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Remaja Melalui Literasi Kesehatan Digital Di UPT SMAN 13 Maros. SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 104–110. https://doi.org/10.56910/safari.v3i2.504

Sinaga, C., & Simanungkalit, S. F. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Membaca Label Informasi Gizi. Jurnal Endurance, 4(1), 192. https://doi.org/10.22216/jen.v4i1.3890

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, cv. Alfabeta. Supriadi, G. (2021). Statistik Penelitian Pendidikan (1st ed.). UNY Press.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Putri S, A., Nur Aini, M. Berri Ridhoka, & Muhammad Rifqi Azhary. (2025). Peningkatan Literasi Kesehatan Remaja Melalui Strategi Peer-Leadership di SMAN 8 Batang Hari Jambi. Jurnal Mitra Masyarakat (JMM), 6(2), 40–49. https://doi.org/10.47522/jmm.v6i2.226