PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE

Authors

  • Rochmanah Suhartati
  • Doni SEtiawan STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Ai Siti Maesaroh STIKes Muhammadiyah
  • Fusvita M Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Steven A Institut Kesehatan Hermina
  • Jumriah N STIKes Prima Indonesia
  • Maulin Inggraini STIKes Mitra Keluarga
  • Muhammad Hadi Sulhan STIKes Karsa Husada

DOI:

https://doi.org/10.47522/jmm.v6i2.234

Keywords:

penyuluhan; edukasi; komunitas; pencegahan; demam berdarah; DBD.

Abstract

Penyebarluasan informasi dan promosi kesehatan melalui peningkatan penyuluhan terkait penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) penting. Mengingat masih tinggi prevalensi penyakit DBD di wilayah Kota Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mendorong perilaku dalam pencegahan penyebaran penyakit DBD. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis komunitas melalui penyuluhan dengan bentuk evaluasi pretest dan posttest serta kegiatan yang dilengkapi dengan gerakan gotong royong pembersihan lingkungan sekitar rumah warga. Kegiatan dilaksanakan pada 27-28 Juli 2024 di Kelurahan Bungursari Kota Tasikmalaya. Analisis data dilakukan dengan mengukur persentase peningkatan pengetahuan tentang DBD pada responden ibu rumah tangga warga Bungursari sebanyak 40 orang, usia 21-60 tahun. Nilai rata-rata pretest 76 dan posttest 96, Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (t = 3,53; p = 0,006), p-value <0.05. Berdasarkan hasil PKM, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan Demam Berdarah Dengue (DBD) secara signifikan meningkatkan tingkat pengetahuan responden terhadap materi yang diberikan. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Bungursari sebesar 17% dalam pencegahan penyebaran DBD.

References

Abelia S N, Wirdiarini R., dkk. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Masyarakat Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 115–122.

Aprilia, R, Salsabila A., dkk (2025). Gambaran Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia 2(4), 173–179.

Giovanetti, M., & Obolski, U. (2024). Population at risk of dengue virus transmission has increased due to coupled climate factors and population growth. Communications Earth & Environment. https://doi.org/10.1038/s43247-024-01639-6

Koesmaryono, Y., Sopaheluwakan.,dkk. (2024). Spatiotemporal Characterization of Dengue Incidence and Its. insect, Vol 15, 1-15.

Osiniastasya, Tosepu, R., & Prasetya, et al. (2025). Hubungan Kondisi Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Wilayah Kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2024. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat ( JKKM ) Vol . 4 No . 3 Tahun 2025 4(3).

Putri, D. Y. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Pada Guru Sekolah Dasar Di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Skripsi. Universitas Brawijaya Malang.

Sawaluddin, M. R., Lidayanti, S., & Bengkulu, U. M. (2024). Pencegahan DBD dengan penyuluhan hidup bersih dan sehat di Kecamatan Tawang Tasikmalaya Jawa Barat. Froficio 5, 920–932.

SIDB. (2025). Data Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Tahun 2025. 1–2. https://sidbd.tasikmalayakota.go.id/statistik?utm_source=chatgpt.com

Suhartati, R., Fardhan S., Setiawan, D., & Sulhan, M. H. (2025). Analisis Faktor Pengetahuan ,Gaya Hidup dan Kebersihan Lingkungan Terhadap Risiko Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Analis Kesehatan 14(20).

Tharisa Rahmani et al. (2024). Faktor Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(1), 1–8.

Wang, Y., Li, C., Zhao, S., Wei, Y., Li, K., Jiang, X., Ho, J., Ran, J., Han, L., Zee, B. C., Chun, K., & Id, C. (2024). Projection of dengue fever transmissibility under climate change in South and Southeast Asian countries. 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0012158

Wulandari, R. A., Asyary, A., Wulandari, R. A., Rahmawati, T., Asyary, A., & Nugraha, F. (2023). Analysis of Climate and Environmental Risk Factors on Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in Bogor District Analysis of Climate and Environmental Risk Factors on Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in Bogor District. 18(3), 209–214. https://doi.org/10.21109/kesmas.v18i3.7351

Yuliani, S. N. (2022). Hubungan Sosiodemografi dan Lingkungan Rumah terhadap Kejadian Dengue di Kota Tasikmalaya. Aspirator, 14(1), 68–78.

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Suhartati , R., SEtiawan, D., Maesaroh, A. S., M, F., A, S., N, J., … Sulhan, M. H. (2026). PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE . Jurnal Mitra Masyarakat (JMM), 6(2), 60–67. https://doi.org/10.47522/jmm.v6i2.234