Pelatihan Edukator Sebaya Efektif Meningkatkan Pengetahuan Dan Kemampuan Edukasi Anemia di SMPN 59 Kota Bekasi

Authors

  • Rohayati Rohayati STIKes Mitra Keluarga
  • Lina Herida Pinem
  • joni siahaan
  • Prasetyo Hadi Rahmanto
  • Indra Lesmana
  • Hazel Neyra Nawafil Danurwenda

DOI:

https://doi.org/10.47522/jmm.v7i1.247

Keywords:

anemia remaja putri; peer group; edukator sebaya; pengabdian Masyarakat; pendidikan kesehatan

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada konsentrasi belajar, produktivitas, dan kesehatan reproduksi di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peer group sebagai edukator sebaya dalam pencegahan anemia di SMPN 59 Kota Bekasi. Metode yang digunakan berupa pelatihan peer educator melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, simulasi komunikasi, dan praktik edukasi sebaya, dengan evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada edukator sebaya setelah pelatihan, ditandai dengan kenaikan median skor serta hasil uji Wilcoxon yang bermakna (p < 0,05). Seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan tanpa adanya penurunan atau stagnasi skor. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan peer group efektif dalam meningkatkan kapasitas kognitif remaja sebagai agen perubahan kesehatan di sekolah. Program ini berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi promotif-preventif berkelanjutan dalam upaya pencegahan anemia remaja putri.

References

Ariestiningsih, E. S., Syarifah Has, D. F., Kurniawan, B. A., Yuliati, L. Y., Laurita, H. P., & Arifani, M. N. (2025). Effectiveness of peer education based on social cognitive theory in preventing anemia among adolescent girls at the State Senior High School 1 Kebomas Gresik. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 10(2), 461. https://doi.org/10.30867/action.v10i2.2576

Arora, M., Bassi, S., Bahl, D., Thapliyal, N., Kumar, D., Pemde, H. K., & Rizvi, Z. A. (2024). Implementation outcomes of peer education programme comparing state-led and NGO-facilitated models in two Indian states: qualitative findings. Frontiers in Public Health, 12, 1434959.

Astuti, Y., & Kusumawardhani, A. M. (2023). Efektifitas Antara Metode Peer Group dan Think, Pair, Share terhadap Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Anemia Remaja. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 221–230. https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss2.1417

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018.

Claramita, M., Fitriyani, N., Syah, N. A., Hilman, O., Ekawati, F. M., Mahmudah, N. A., & Riskiyana, R. (2021). Empowering adolescents as peer-educators for early prevention of non-communicable diseases: through existing ‘POSBINDU’program in Indonesia. Journal of Family Medicine and Primary Care, 10(6), 2202–2208.

Cliffer, I. R., Millogo, O., Barry, Y., Kouanda, I., Compaore, G., Wang, D., Sie, A., & Fawzi, W. (2023). School-based supplementation with iron-folic acid or multiple micronutrient tablets to address anemia among adolescents in Burkina Faso: a cluster-randomized trial. American Journal of Clinical Nutrition, 118(5), 977–988. https://doi.org/10.1016/j.ajcnut.2023.09.004

de Onis, M. (2017). Child Growth and Development BT - Nutrition and Health in a Developing World. In S. de Pee, D. Taren, & M. W. Bloem (Eds.), Nutrition and Health (pp. 119–141). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-43739-2_6

Diastanti, Y. (2023). Prevalensi dan Determinan Anemia Pada Remaja Putri: A Systematic Review. Universitas Jambi.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2019). Derajat Kesehatan Propinsi Jawa Barat Tahun 2018.

Handriyanti, R. F. (2022). Hubungan Pengetahuan Gizi, Frekuensi Konsumsi Inhibitor Zat Besi, Asupan Vitamin C, Zat Besi, Dan Protein Dengan Kejadian Anemia Pada Siswi Smkn 5 Kota Bekasi. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 5(2), 28–36.

Johnson, S., Lang, A., Sturm, M., & O’Brien, S. H. (2016). Iron Deficiency without Anemia: A Common Yet Under-Recognized Diagnosis in Young Women with Heavy Menstrual Bleeding. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology, 29(6), 628–631. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jpag.2016.05.009

Kassebaum, N., Jasrasaria, R., & Naghavi, M. (2014). A systematic analysis of global anemia burden from 1990 to 2010.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah ( TTD ) Bagi Remaja Putri pada masa pandemi COVID-19 bagi tenaga kesehatan.

Lutfiasari, D., Martini, S., & Widati, S. (2023a). The effectiveness of peer group on adolescent anemia prevention behavior: a systematic review. Journal of Public Health in Africa, 14(2), 5.

Lutfiasari, D., Martini, S., & Widati, S. (2023b). The effectiveness of peer group on adolescent anemia prevention behavior: a systematic review. Journal of Public Health in Africa, 14(S2). https://doi.org/10.4081/jphia.2023.2542

Noerfitri, N., & Rohayati, R. (2023). Predisposing, enabling dan reinforcing factors kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja SMP di Kota Bekasi.

Noerfitri, N., Rohayati, R., Sartika, A. N., Hilal, M., Dewi, F. P., Astuti, S. Z., & Rahmadhani, N. (2024). Edukasi Gizi Dan Pembentukan Peer Educator Remaja Putri Sebagai Upaya Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di Smpn 11 Kota Bekasi. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 2564–2576.

Rohayati, R., Noerfitri, N., & Hartati, S. (2025). Prevalensi dan faktor resiko anemia remaja putri di Indonesia: tinjauan sistematis dan meta analisis.

Setyorini, R. H., & Revika, E. (2025). Anemia Pada Remaja Putri : Tinjauan Naratif Terhadap Prevalensi, Determinan Dan Efektivitas Program Pencegahan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(6).

Stevens, G. A., Finucane, M. M., De-Regil, L. M., Paciorek, C. J., Flaxman, S. R., Branca, F., Peña-Rosas, J. P., Bhutta, Z. A., & Ezzati, M. (2013). Global, regional, and national trends in haemoglobin concentration and prevalence of total and severe anaemia in children and pregnant and non-pregnant women for 1995–2011: a systematic analysis of population-representative data. The Lancet Global Health, 1(1), e16–e25.

Syah, M. N. H., Novianti, H., Asna, A. F., & Perdana, S. M. (2022). Study on Compliance of Iron-Folic Acid (IFA) Tablet Consumption and Anemia Related Nutrien Intake among Girl-Students in Vocational High School in Bekasi City, Indonesia. Media Gizi Mikro Indonesia.

World Health Organization. (2018). Hipertensi dan Anemia di Dunia. https://www.who.int/

Yewodiaw, T. K., Alemayehu, M. A., & Teshome, D. F. (2025). Anemia status and associated factors among adolescent girls under weekly iron and folic acid supplementation (WIFAS) and non-WIFAS programs in public schools in Janamora district, Northwest Ethiopia 2023; a comparative cross-sectional study. BMC Nutrition, 11(1). https://doi.org/10.1186/s40795-025-01033-1

Yuliana, D., Tiara, D. S., Lestari, M., Maulidya, N. F., Chaerani, S., Oleifera, S. K., & Noerfitri, N. (2024). Intervensi Gizi Sebagai Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekayon Jaya Kota Bekasi. Jurnal Mitra Masyarakat (JMM), 5(1), 17–23.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Rohayati, R., Pinem, L. H., siahaan, joni, Rahmanto, P. H., Lesmana, I., & Danurwenda, H. N. N. (2026). Pelatihan Edukator Sebaya Efektif Meningkatkan Pengetahuan Dan Kemampuan Edukasi Anemia di SMPN 59 Kota Bekasi. Jurnal Mitra Masyarakat (JMM), 7(1), 33–43. https://doi.org/10.47522/jmm.v7i1.247