Author Guidelines

FORMAT PENULISAN ARTIKEL
1. JUDUL (semua huruf besar, font 14, bold, center)
Judul publikasi (berbeda dari judul penelitian), ditulis dengan mencakupkan kata kunci utama dan tidak menggunakan singkatan, 12-14 kata atau tidak melebihi 50 karakter. Penulis perlu menuliskan juga judul pendek yang diinginkan ditulis sebagai page header di setiap halaman jurnal. Penulis tidak menuliskan kata studi/hubungan/pengaruh dalam judul publikasi. Contoh: Penurunan tekanan darah sistol melalui latihan pursed-lip breathing pada pasien dengan hipertensi primer.


2. DATA PENULIS (font 10, center)
Nama lengkap penulis (tanpa singkatan, tanpa gelar) terletak di bawah judul. Urutan penulis berdasar kontribusi dalam proses penulisan (lihat panduan penulisan Dikti tentang petunjuk sistem skor untuk penentuan hak kepengarangan bersama sebuah karya tulis ilmiah). Untuk korespondensi penulis, lengkapi dengan nomor telepon, faksimili, dan alamat e-mail.

Contoh: Deby Kristiani, Keilmuan Keperawatan Anak, Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga, Jl. Pengasinan Rawa Semut, Margahayu, Bekasi Timur, 17113. Telp: (021) 88345797 ext. 1001, Faks: (Jika ada) . E-mail: [email protected].


3. ABSTRAK (font 10)
Abstrak ditulis dalam 2 bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jumlah kata tidak melebihi 150 kata, tidak ada rujukan, tidak menggunakan angka, singkatan, akronim atau hasil pengukuran kecuali sangat penting. Isi abstrak memuat pendahuluan, tujuan, metode, hasil, simpulan dan kata kunci. Abstrak harus diawali dengan Pendahuluan (latar belakang, masalah, dan tujuan). Setelah itu, jelaskan secara singkat dan jelas mengenai Metode penelitian (desain, sampel, cara pengumpulan, dan analisis data). Hasil penelitian yang ditulis adalah hasil riset yang diperoleh untuk menjawab masalah riset secara langsung. Tuliskan satu atau dua kalimat untuk mendiskusikan hasil dan kesimpulan.

4. KATA KUNCI
Berisi kata atau frase maksimal enam kata, diurutkan berdasarkan abjad, dapat berupa kata bahasa Inggris dan/atau Indonesia.

5. LATAR BELAKANG (font 12)
Latar belakang menguraikan dengan ringkas besarnya masalah  dan justifikasi mengapa pengabdian masyarakat (PKM) perlu dilakukan. Kebaruan hal yang dihasilkan dari PKM . Latar belakang juga harus didukung oleh pustaka yang relevan dan kuat serta mencantumkan tujuan pengabdian kepada masyarakat yang jelas. Hindari menjelaskan metode, data, hasil atau kesimpulan PKM pada bagian ini. Penulisan latar belakang tidak melebihi 1 halaman.

6. METODE (font 12)
Harus lengkap dan terperinci sehingga orang lain dapat mengulang PKM yang dilaporkan. Bagian ini harus ditulis secara naratif dan mengandung informasi berikut :
1) Analisa situasi
2) Waktu dan tempat PKM
3) Populasi dan sampel PKM
4) Perkiraan besar sampel
5) Metode sampling
6) Kriteria inklusi dan eksklusi
7) Variabel yang diteliti (definisi dan klasifikasi/kriteria jika ada)
8) Alat dan bahan yang digunakan
9) Informasi terinci tentang bagaimana PKM ini dilakukan, termasuk pengukuran dan intervensi, contoh: cara pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi, berapa kali diukur, siapa yang mengukur, kapan dilakukan pengukuran, dll)/prosedur PKM/ macam perlakuan (untuk  PKM eksperimental)
10) Analisis statistik yang digunakan
11) Program komputer yang digunakan
12) Etika pengambilan data (termasuk Ethical Clearance dan lembar Informed Consent)

7. HASIL (font 12)
Tuliskan hasil PKM dengan sekuens yang logis, sesuai dengan alur PKM. Pada umumnya hasil diawali dengan karakterisktik populasi PKM. Hasil PKM disajikan dalam bentuk narasi (tekstual), tabel atau gambar (grafik/diagram). Tuliskan juga informasi loss to follow-upatau subjek dop-out (bila ada). Hindari penyajian data subjek PKM sebagi individu skecuali pada kasus yang ekstrim. Hindari penulisan identitas subjek penelitian.
Tabel dan gambar disajikan secara infomatif dengan jumlah maksimal 3-5 tabel atau gambar setiap naskah. Setiap tabel/gambar harus dinyatakan dalam naskah (teks). Tabel dan gambar harus self explanatory; angka-angkadan gambar dicetak tebal. Tidak diperbolehkan adanya duplikasi infomasi, bila informasi lebih jelas dan singkat dengan narasi maka tabel atau gambar tidak diperlukan. Rujukan tabel atau gambar disebutkan pada naskah (teks) dengan urutan pemunculan sesuai urutan penomoran tabel atau gambar. Tabel/gambar yang memuat data dari referensi lain, misalnya data sekunder, harus dituliskan secara jelas sumbernya. Jika menampilkan nilai rerata (mean), penulisan harus disertai dengan standar deviasi.

8. Tabel
Judul tabel ditempatkan di atas tabel. Penomoran tabel dilakukan secara berurutan menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dst). Setiap kolom pada tabel diberi nama sesuai variabel yang ditampilkan (boleh dalam bentuk singkatan baku). Keterangan yang menjelaskan singkatan, kode atau simbol dituliskan sebagai catatan kaki di bagian bawah tabel. Catatan kaki sebaiknya ditulis menggunakan format angka Arab superscript.

9. Gambar
Judul gambar diletakkan di bawah gambar. Grafik atau gambar harus dibuat dalam format hitam-putih. Gambar atau foto yang harus dicetak berwarna akan dipungut biaya bagi penulis sebagai pengganti biaya cetak warna.
Rujukan setiap gambar atau grafik disebutkan pada naskah (teks) dengan urutan permunculan sesuai urutan penomoran gambar. Gambar atau grafik harus self explanatory; angka-angka dan satuan harus tergambar dengan jelas pada gambar atau grafik sehingga tidak tergantu pada teks. Singkatan, angka, simbol, tanda panah yang digunakan pada gambar atau keterangan gambar, harus didefinisikan di bawah gambar dengan urutan sesuai abjad. Resolusi gambar minimal tidak ditentukan, namun harus dapat terlihat dengan jelas saat dicetak.

10. PEMBAHASAN (font 12)
Pembahasan diawali dengan penemuan utama dalam penelitian kemudian dibahas hasil kegiatan PKM, dengan cara membandingkan hasil penelitian dengan pengetahuan atau hasil penelitian yang dihubungkan dengan temuan dengan aspek pratik klinis, sosial, serta ilmiah. Tidak diperbolehkan mengulang infomasi yang telah disajikan dalam hasil. Pembahasan diarahkan pada hasil kegiatan PKM Penekanan diberikan pada kesamaan, perbedaan, keunikan serta keterbatasan (jika ada) hasil yang pengabdi peroleh. Pembahasan diakhiri dengan memberikan rekomendasi PKM yang akan datang berkaitan dengan topik. Sebaiknya hindari penggunaan buku teks, pegangan metodologi, buku-buku klasik, dan berita surat kabar sebagai bahan acuan pembanding dalam bahasan. Gunakan istilah yang baku serta bahasa yang baik dan benar. Bahasan harus jelas konsep dan urutan logika antar paragraf. Setiap singkatan yang muncul pertama kali harus disebutkan dulu kepanjangannya.

11. KESIMPULAN (font 12)
Kesimpulan merupakan jawaban hipotesis yang mengarah pada tujuan PKM. Peneliti perlu mengemukakan implikasi hasil PKM untuk memperjelas dampak hasil penelitian ini pada kemajuan bidang ilmu yang diteliti. Berikan saran untuk kegiatan PKM lanjutan bila ada.

12. UCAPAN TERIMA KASIH (font 12)
Ucapan terima kasih diungkapkan dengan wajar dan hanya ditujukan kepada mereka yang memberi kontribusi yang signifikan tetapi belum memenuhi syarat untuk dimasukkan sebagai penulis (author). Ucapan terima kasih diberikan juga kepada pihak penyedia sumber dana PKM (institusi pemberi, nomor kontrak, tahun penerimaan) dan pihak/individu yang mendukung pemberian dana tersebut. Ucapan terima kasih sebaiknya memuat penjelasan mengenai peran penulis dan pernyataan konflik kepentingan.

13. REFERENSI (font 12)
Referensi hanya memuat artikel yang telah dipublikasi dan dipilih yang paling relevan dengan naskah. Cara penulisan rujukan mengikuti gaya pengutipan Harvard. Semua referensi yang tertulis dalam daftar referensi harus dirujuk di dalam naskah. Penulis harus dirujuk di dalam naskah dengan menuliskan nama keluarga/nama belakang penulis dan tahun penerbitan di dalam kurung menggunakan format: (Potter & Perry, 2006) atau Potter dan Perry (2006). Gunakan nama penulis pertama dan “et al.”, bila terdapat lebih dari tiga penulis.